Presiden Joe Biden menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya pada tanggal 1 Maret, menguraikan prioritas utama pemerintahannya untuk tahun mendatang. Dalam pidatonya, Presiden Biden menekankan perlunya persatuan dan kerja sama dalam mengatasi tantangan mendesak yang dihadapi negara ini.
Salah satu prioritas utama yang disoroti oleh Presiden Biden adalah komitmen pemerintahannya untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung. Presiden memaparkan rencananya untuk memberikan dana tambahan untuk distribusi, pengujian, dan pengobatan vaksin, serta upaya untuk mendukung usaha kecil dan pekerja yang terkena dampak pandemi. Dia juga meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan layanan kesehatan bagi seluruh warga Amerika.
Presiden Biden juga menggarisbawahi pentingnya membangun kembali perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi warga Amerika. Dia mengusulkan investasi di bidang infrastruktur, energi bersih, dan manufaktur untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang baru bagi pekerja. Presiden menekankan perlunya mendukung bisnis dan pekerja Amerika, khususnya di industri yang terkena dampak pandemi ini.
Selain pemulihan ekonomi, Presiden Biden menyoroti komitmen pemerintahannya untuk mengatasi perubahan iklim dan mempromosikan teknologi energi ramah lingkungan. Dia meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang untuk berinvestasi dalam energi terbarukan dan mengurangi emisi gas rumah kaca, untuk melindungi lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi negara tersebut.
Prioritas utama lainnya yang digariskan oleh Presiden Biden adalah upaya pemerintahannya untuk memajukan kesetaraan ras dan keadilan sosial. Presiden menekankan perlunya mengatasi rasisme dan ketidaksetaraan sistemik di Amerika Serikat, dan meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang yang mendorong keberagaman dan inklusi di semua aspek masyarakat. Dia juga menyoroti komitmen pemerintahannya terhadap reformasi peradilan pidana dan upaya memerangi kekerasan senjata.
Secara keseluruhan, pidato kenegaraan Presiden Biden menyoroti fokus pemerintahannya pada persatuan, kerja sama, dan kemajuan dalam mengatasi tantangan paling mendesak yang dihadapi negara ini. Presiden meminta Kongres untuk bekerja sama meloloskan undang-undang yang akan meningkatkan taraf hidup seluruh warga Amerika dan membangun negara yang lebih kuat dan tangguh di masa depan.
